Contoh Penetapan Sanksi atas Penyimpangan Nilai Integritas (Mahasiswa S-3)

Seorang mahasiswa S-3 melakukan penyimpangan dalam pengerjaan tugas kuliahnya berupa fabrikasi data tingkat 2 dan kepengarangan tidak sah tingkat 3. Mahasiswa tersebut mengaku bahwa penyimpangan dilakukan dengan sengaja karena adanya perjanjian dengan penulis tambahan tersebut. Berdasarkan catatan mengenai sejarah penyimpangan mahasiswa ini, penyimpangan sudah merupakan yang ketiga.

Kalkulasi untuk kasus ini adalah (lihat juga Tabel 36):

  • Untuk faktor yang memberatkan dan meringankan: 200 poin (riwayat penyimpangan) + 200 poin (jenjang pendidikan) + 100 poin (jenis tugas) + 50 poin (intensi kecurangan) + 100 poin (konsekuensi penyimpangan) = 650 poin.
  • Untuk tingkat penyimpangan jenis penyimpangan: 100 poin (tingkat penyimpangan jenis penyimpangan fabrikasi dan falsifikasi) + 125 poin (tingkat penyimpangan jenis penyimpangan kepengarangan tidak sah) = 225 poin.
  • Dengan demikian, totalnya adalah: 650 poin + 225 poin = 825 poin.
  • Sanksi yang direkomendasikan adalah sanksi tingkat 3 (kategori berat: > 750 poin) untuk mahasiswa S-3, yaitu bagi yang masih berstatus mahasiswa, dikeluarkan dari perguruan tinggi dan dalam hal mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus, terbukti melakukan penyimpangan nilai integritas akademik dalam penyusunan disertasi, atau tugas akhir sejenis lainnya, dikenai sanksi berupa pencabutan gelar dan pembatalan ijazah.