Kategorisasi Sanksi bagi Mahasiswa S-2

Sama halnya dengan kategorisasi sanksi bagi mahasiswa S-1, Tabel 22 menunjukkan lima faktor yang dapat diperhatikan dalam memberatkan atau meringankan poin penyimpangan yang diberikan kepada pelaku kecurangan akademik pada jenjang S-2. Kelima faktor itu ialah riwayat penyimpangan, jenjang pendidikan, jenis tugas, intensi kecurangan, dan konsekuensi penyimpangan. Riwayat pendidikan terbagi lagi menjadi tiga kategori, yaitu (1) penyimpangan pertama, (2) penyimpangan kedua, dan (3) penyimpangan ketiga atau lebih. Pada jenjang S-2, tidak ada pembagian kategori seperti S-1. Jenis tugas pada jenjang S-2 terbagi menjadi tugas kuliah dan tugas akhir atau tesis. Intensi kecurangan terbagi menjadi tiga kategori, yaitu (1) tidak ada intensi, (2) ada intensi mengaburkan kecurangan, dan (3) ada upaya mengelola, menawarkan, dan/atau mempromosikan kecurangan. Konsekuensi penyimpangan juga terbagi menjadi tiga, bergantung pada luasnya potensi dampak.

penyimpangan S2

 

Lima tingkat penyimpangan pada setiap jenis penyimpangan, seperti halnya pada tingkat penyimpangan mahasiswa S-1, demikian juga poinnya yang berbeda untuk setiap jenis penyimpangan. Kisarannya ialah poin penyimpangan terkecil (0 poin) dan yang tertinggi, maksimal 300 poin.

s2

* Tabel ini sama dengan Tabel 12, disajikan ulang demi kemudahan pembaca.
**Keterangan: untuk jenis pelanggaran plagiat, kesamaan untuk setiap kalimat yang ditemukan akan dikenai sanksi 10 poin. Hal ini berlaku secara kumulatif hingga kemiripan sebanyak 30 kalimat. Kesamaan lebih dari 30 kalimat, akan dikenai sanksi 300 poin.

Sama seperti pada penjelasan terdahulu bagi mahasiswa S-1, kategori pengenaan sanksi terbagi menjadi kategori ringan, sedang, dan berat, dengan rentang poin yang berbeda. Berat ringannya sanksi ditentukan oleh dua komponen utama, yakni yang bersumber dari perolehan poin berdasarkan kelima faktor yang dapat memberatkan atau meringankan sanksi, dan yang bersumber dari perolehan poin berdasarkan tingkat penyimpangan, sesuai dengan jenis penyimpangannya. Sekali lagi, pengenaan sanksi tidak hanya ditentukan oleh tingkat penyimpangan, tetapi juga dipengaruhi oleh lima faktor lain.