Kategorisasi Sanksi bagi Dosen

Tabel 28 memperlihatkan lima faktor yang dapat diperhatikan dalam memberatkan atau meringankan poin penyimpangan bagi dosen pelaku kecurangan akademik. Lima faktor tersebut ialah riwayat penyimpangan, jenjang pendidikan, jenis tugas, intensi kecurangan, dan konsekuensi penyimpangan.

Seperti pada kasus mahasiswa, riwayat pendidikan terbagi menjadi tiga kategori:

    1. penyimpangan pertama;
    2. penyimpangan kedua;
    3. penyimpangan ketiga atau lebih.

 Untuk dosen, jabatan fungsional terbagi menjadi tiga:

    1. asisten ahli;
    2. lektor;
    3. lektor kepala dan guru besar.

Jenis tugas pada dosen terbagi menjadi karya dengan dana mandiri, karya dengan dana lembaga swasta dalam negeri dan/atau luar negeri, dan karya dengan dana negara. Kategori intensi kecurangan sama seperti pada kasus mahasiswa, yakni

    1. tidak ada intensi;
    2. ada intensi mengaburkan kecurangan;
    3. ada upaya mengelola, menawarkan, dan/atau mempromosikan kecurangan. Konsekuensi penyimpangan juga terbagi menjadi tiga kategori berdasarkan luasnya potensi dampak.

penyimpangan dosen

 

Terkait dengan Tingkat penyimpangan, penjelasannya sama dengan pada kasus mahasiswa, poin terrendah (0 poin) untuk tingkat 1 dan poin tertinggi maksimal 300 poin untuk tingkat 5 (lihat Tabel 29).

dosen

*  Tabel ini sama dengan Tabel 12, disajikan ulang demi kemudahan pembaca.
** Keterangan: untuk jenis pelanggaran plagiat, kesamaan untuk setiap kalimat yang ditemukan akan dikenai sanksi 10 poin. Hal ini berlaku secara kumulatif hingga kemiripan sebanyak 30 kalimat. Kesamaan lebih dari 30 kalimat, akan dikenai sanksi 300 poin.

Serupa dengan penjelasan untuk penyimpangan oleh mahasiswa, sanksi dikenakan berbeda untuk penyimpangan ringan, sedang, dan berat, yang rentang poinnya juga berbeda. Berat ringannya sanksi pun ditentukan oleh dua komponen utama: yang bersumber dari perolehan poin berdasarkan kelima faktor dan yang bersumber dari perolehan poin berdasarkan tingkat penyimpangan, sesuai dengan jenis penyimpangan yang terjadi. Oleh sebab itu, penjatuhan sanksi ditentukan oleh tingkat penyimpangan dan oleh lima faktor lain (lihat Tabel 30).

kategori dosen